JAMBI – Wali Kota Jambi Maulana secara resmi melepas arak-arakan Piala Gubernur Cup Tahun 2026 di Lapangan Kantor Wali Kota Jambi, Rabu pagi. Pelepasan ini menjadi bentuk apresiasi Pemerintah Kota Jambi atas keberhasilan FC Koja yang berhasil keluar sebagai juara turnamen bergengsi tersebut.
Dalam suasana penuh antusias, piala dibawa berkeliling kota oleh kapten dan seluruh pemain FC Koja, didampingi jajaran manajemen dan pelatih. Arak-arakan tersebut disambut hangat masyarakat yang turut merayakan kebanggaan atas prestasi klub kebanggaan Kota Jambi itu.
Dalam wawancara dengan awak media, Wali Kota Maulana mengatakan bahwa rangkaian kegiatan ini merupakan bentuk penghargaan atas perjuangan panjang FC Koja sejak awal kompetisi hingga meraih gelar juara.
“Kami mengadakan beberapa kegiatan untuk mengapresiasi keberhasilan FC Koja sebagai juara Gubernur Cup Tahun 2026. Hari ini para pemain, kapten, dan manajemen kami beri ruang untuk berkeliling kota membawa piala. Ini bentuk motivasi dan apresiasi atas perjuangan mereka dari babak awal, semifinal, sampai final,” ujar Maulana.
Ia juga menyampaikan bahwa Wakil Wali Kota Jambi yang bertindak sebagai manajer tim, bersama pelatih dan seluruh pemain, telah menunjukkan kerja keras dan kekompakan yang patut dibanggakan.
Selain arak-arakan piala, Pemerintah Kota Jambi juga menyiapkan agenda doa dan syukuran pada malam harinya. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Maulana akan menyerahkan bonus secara pribadi kepada para pemain dan tim.
“Nanti malam kita akan berdoa syukur atas kemenangan ini, sekaligus saya secara pribadi akan menyerahkan bonus kepada mereka,” ungkapnya.
Maulana berharap keberhasilan FC Koja dapat menjadi pemicu semangat bagi perkembangan sepak bola di Kota Jambi. Ia menilai ajang seperti Gubernur Cup sangat penting untuk melahirkan klub-klub baru yang berprestasi dan mampu mengharumkan nama daerah.
“Harapannya, dengan adanya event Gubernur Cup ini, apresiasi kepada para juara bisa memotivasi. Kita ingin muncul klub-klub sepak bola lain di Kota Jambi yang juga berprestasi, sehingga Kota Jambi semakin harum melalui olahraga,” katanya.
Terkait bonus, Maulana menjelaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil gotong royong dari berbagai pihak yang mencintai sepak bola.
“Bonusnya berasal dari saya pribadi, dari Wakil Wali Kota, dari manajer, serta dari beberapa organisasi yang menyukai sepak bola. Semua dikumpulkan untuk para pemain,” jelasnya.
Tak hanya itu, sebagai bentuk penyegaran setelah perjuangan panjang, para pemain FC Koja juga direncanakan akan mendapatkan agenda rekreasi bersama setelah Hari Raya Idulfitri.
“Setelah Lebaran nanti, kita juga akan ajak mereka healing,” pungkas Maulana.














