Umum  

Riset Kota Kreatif Indonesia: ICCN Buka Kolaborasi

banner 120x600

Indonesia, Rabu, 19 Maret 2026 – ICCN membuka kolaborasi riset kota kreatif Indonesia bagi akademisi dan peneliti melalui program Researcher Pool. Program ini mendorong penguatan basis data dan pengembangan ekosistem ekonomi kreatif berbasis kota. Oleh karena itu, ICCN mendorong peneliti untuk menghasilkan riset yang berdampak langsung. Dengan demikian, kolaborasi riset ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif berbasis kota.

Program ini tidak hanya menyasar dosen dan peneliti. Selain itu, ICCN juga membuka peluang bagi mahasiswa pascasarjana, pusat studi, hingga praktisi riset. Dengan demikian, kolaborasi lintas disiplin dapat berkembang lebih kuat dan terarah.

Perkuat Basis Data Riset Kota Kreatif Indonesia

Sekretaris Deputi 3 – Data, Penelitian & Indeks Kreatif ICCN, Anggrean Renozonarca, menegaskan pentingnya fondasi pengeta huan dalam pengembangan kota kreatif.

“Pengembangan kota/kabupaten kreatif membutuhkan pengetahuan yang kuat, data yang relevan, dan kolaborasi lintas disiplin,” ujarnya, Rabu (18/3/2026).

Oleh karena itu, ICCN mendorong peneliti menghasilkan riset yang berdampak langsung. Dengan demikian, kolaborasi riset ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif berbasis kota.

Tidak hanya itu, peneliti memperkuat ekosistem ekonomi kreatif berbasis kota. Selanjutnya, mereka juga menyusun indikator dan indeks kota kreatif Indonesia. Bahkan, peneliti turut mengembangkan basis data nasional yang lebih komprehensif.

Selain itu, baca juga liputan ekonomi kreatif lainnya di Penduduk Kosong.

Cakupan Riset Kota Kreatif Indonesia

Sementara itu, ICCN membuka berbagai domain penelitian yang relevan. Di antaranya meliputi:

  • Design and Creative Services

  • Gastronomy

  • Music

  • Literature

  • Visual Arts and Crafts

  • Audiovisual and Interactive Media

  • Cultural Spaces

  • Creative Economy Ecosystem

Di sisi lain, ICCN menawarkan berbagai bentuk kolaborasi. Peneliti mengikuti joint research maupun menulis publikasi ilmiah bersama. Selain itu, mereka juga menyusun policy brief dan mengembangkan dataset ekonomi kreatif.

Lebih lanjut, peserta berkontribusi dalam Knowledge Library ICCN. Bahkan, ICCN juga menyediakan forum ilmiah dan diskusi riset sebagai ruang pertukaran gagasan.

Kegiatan Indonesia Creative Cities Network (ICCN) membuka kolaborasi riset kota kreatif Indonesia melalui program Researcher Pool
ICCN membuka program Researcher Pool untuk memperkuat pengembangan kota kreatif berbasis data di Indonesia.

Bangun Komunitas Peneliti Kota Kreatif

Anggrean menegaskan bahwa ICCN tidak hanya fokus pada hasil riset. Sebaliknya, organisasi ini juga membangun komunitas peneliti yang kuat dan berkelanjutan.

“Kami ingin membangun komunitas peneliti yang kuat dan berkontribusi dalam pengembangan kota/kabupaten kreatif Indonesia,” tambahnya.

Dengan demikian, program ini memperluas jejaring sekaligus memperkuat kolaborasi antarpeneliti di Indonesia.

Jadwal dan Pendaftaran

Selanjutnya, ICCN telah menyusun tahapan kolaborasi secara jelas. Berikut rinciannya:

  • Submission: 18 Maret – 26 April 2026

  • Kurasi & Mapping: 18 April – 10 Mei 2026

  • Onboarding: 11 – 17 Mei 2026

  • Output & Diseminasi: 18 Mei – 31 Mei 2026

Untuk itu, akademisi dan peneliti dapat segera mendaftar melalui laman resmi ICCN:
https://iccn.or.id/open-call-joint-research

Penulis: Penduduk KosongEditor: Penduduk Kosong

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *